0

Kulit ayam? Siapa yang tidak suka makan makanan ini? Teksturnya yang kenyal dan gurih, membuat kulit ayam memiliki penggemar tersendiri. Tak hanya dibuat sate atau diolah menjadi masakan berkuah, kulit ayam yang digoreng secara kering juga sangat lezat dan mgaring.

Jika dilihat dari segi kesehatan, banyak penelitian yang mengatakan bahwa kulit ayam tidak baik untuk kesehatan. Kebanyakan makan kulit ayam dikatakan akan meningkatkan risiko hipertensi, kolesterol, membuat jantung bermasalah, dan berakhir dengan penyakit jantung.



Namun benarkah teori tersebut demikian? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah fakta sebenarnya tentang kulit ayam.


1. Kandungan lemak

Setiap 100 gram kulit ayam, mengandung 8 gram lemak tak jenuh dan 3 gram lemak jenuh. Kemudian kandungan lemak yang ada di kulit ayam adalah berjenis lemak mono tak jenuh.

"Konsumsi lemak tak jenuh ini bisa menurunkan kadar kolesterol sehingga bisa meminimalkan risiko stroke dan serangan jantung. Jenis lemak ini juga bermanfaat untuk mengatur hormon dalam tubuh."

2. Kalori

Banyak yang tidak tahu bahwa perbedaan kandungan kalori antara daging ayam tanpa kulit dan daging ayam dengan kulit tidaklah begitu jauh.

3. Menekan nafsu makan

Kamu ingin menekan nafsu makan? Cobalah untuk mengonsumsi kulit ayam. Sebab beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit ayam mampu menekan hasrat untuk makan berlebih dan keinginan untuk makan gula.

Jadi kesimpulannya sebenarnya kulit ayam tidaklah terlalu berbahaya untuk kesehatan tubuhmu. Asal kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Lalu, kamu juga tidak mengolahnya dengan cara yang tidak sehat seperti digoreng, dibakar, atau dipanggang.

Makan kulit ayam terutama dari ayam kampung menyehatkan untuk tubuhmu. Sebab tubuhmu pun membutuhkan kandungan lemak sehat dari kulit ayam.

Posting Komentar

 
Top