0



Bripka Karlos Infantri, anggota Polisi Lalu Lintas Polsek Pondok Gede dikeroyok sepuluh debt collector saat melintas di Jalan Raya Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa kemarin.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban melintas di lokasi menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max dengan nomor polisi B 4589 KAO

Para Pelaku menghentikan korban , alasannya sepeda motor korban  bermasalah. Korban kemudian menjelaskan bahwa kendaraan yang digunakan tak ada masalah. Bahkan korban sempat mengaku anggota Polri. Namun pelaku tetap memaksa mengambil sepeda motor, hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.

"Korban ditolong oleh anggota Polda Metro Jaya yang sedang melintas di lokasi, dan berusaha melerai," kata Erna.
 Para pelaku kemudian melarikan diri. Dua sepeda motor para pelaku, Yamaha Mio merah F 4028 LW, dan Mio merah B 3501 SNE ditinggal di lokasi kejadian. Sedangkan, korban ke kantor Polsek Pondok Gede untuk melaporkan kejadian tersebut.



Korban menderita luka memar di bagian rahang sebelah kanan dan leher kepala belakang. Kami masih melakukan penyelidikan," kata dia.

Dalam video yang beredar, terlihat korban dan 10 pelaku terlihat usai negosiasi di sebuah halaman milik toko material. Kemudian korban pergi menuju sepeda motor sambil dibuntuti, diduga ada intimidasi dari pelaku.

Sampai di pinggir jalan, mendadak pelaku dari belakang memukul korban. Sejumlah kawan pelaku membantu. Korban akhirnya melawan, warga kemudian melerai. Pelaku yang terlihat masih kesal, bahkan seorang ojek online menjadi sasaran pukulan sampai terjatuh saat mengambil gambar. Tampak seorang lagi dari ojek online memprotes aksi tersebut.

Pelaku kemudian berlalu menghiraukannya dan melarikan diri. Bahkan sejumlah warga berteriak maling, sehingga dua sepeda kotor milik para pelaku pengeroyok tertinggal di lokasi kejadian.

Erna belum dapat memberikan kesimpulan penyebab seorang sopir ojek online dihampiri pelaku, kemudian dipukul sampai jatuh ke aspal...



"Enggak tahu penyebabnya, apakah karena tidak mau direkam atau apa, masih diselidik. Saat ini, yang melapor hanya polisi yang menjadi korban," katanya kepada wartawan

Kemarin malam polisi juga menggeledah rumah di daerah Bekasi Selatan. Namun hasilnya nihil, diduga polisi sudah mengetahui jika akan ditangkap.

"Kami masih melakukan pengejaran, ciri-ciri dan identitas para pelaku sudah kami kantongi," ujarnya

Posting Komentar

 
Top