0

Suami/Istri adalah seseorang yang seharusnya selalu mendukung kesuksesan dari sang pasangan. Agar seseorang bisa mencapai kesuksesannya, peran pasangan adalah penentu utama dari masa depan rumah tangga. Ketika pasangan mendukung penuh kebaikan yang hendak seseorang lakukan, cepat atau lambat kebaikan tersebut akan terwujud dan membawa kebahagiaan yang lebih sempurna bagi keduanya.

Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapat pasangan yang akan mendukung penuh apa yang hendak dilakukannya. Seperti yang dialami oleh seorang wanita asal Bangaladesh bernama Hawa Akhter berikut ini.

Dikutip dari laman viral4real.com, Hawa justru harus kehilangan lima jari tangan kanannya di tangan suami karena ia ketahuan melanjutkan pendidikan tingginya tanpa izin suami. Wanita berusia 21 tahun ini harus merasakan sakit fisik juga hati atas apa yang dilakukan sang suami, Rafiqul (30).

Insiden mengerikan ini terjadi ketika Rafiqul yang sehari-hari bekerja di Uni Emirat Arab (UEA) pulang ke rumahnya di Bangladesh. Saat itu, ia meminta Hawa menutup matanya karena ia memiliki hadiah menarik. Pria tersebut lalu meminta sang istri menyerahkan tangan kanannya ke tangannya. Tak disangka, saat Hawa menyerahkan tangannya sang suami justru memotong jari-jarinya.


Yang lebih mengerikan dan bikin geram, jari-jari itu selanjutnya dibuang ke tong sampah oleh Rafiqul agar dokter tak pernah bisa memasang jari wanita tersebut kembali. Usut punya usut, aksi kejam ini dilakukan Rafiqul karena tidak rela jika Hawa melanjutkan kuliahnya. Pria 30 tahun itu tidak ingin bila sang istri memiliki pendidikan yang lebih tinggi darinya.

"Setelah kembali ke Bangladesh, dia ingin bicara denganku. Tiba-tiba, dia menutup mataku dan mengikat tanganku. Dia berbisik kepadaku bahwa ia punya hadiah untukku. Sebaliknya, dia justru memotong jariku," ungkap Hawa kepada pihak berwajib setempat.

Mohammed Saluddin, seorang polisi di Bangladesh yang menangani kasus Hawa mengatakan, "Pria itu mengaku bahwa ia cemburu istrinya berpendidikan lebih tinggi. Sebelum sekembalinya dari UAE, ia telah memperingatkan istrinya bahwa wanita itu akan menerima konsekuensinya jika ia tetap bersikeras melanjutkan pendidikan tingginya. Pria itu tak rela jika istrinya berpendidikan lebih tinggi darinya."

Atas apa yang dilakukannya, Rafiqul kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi penjara dan Terancam penjara seumur hidup. Sementara Hawa, ia telah kembali ke rumah orang tuanya, memulihkan kondisinya, melanjutkan kuliah dan belajar menulis menggunakan tangan kirinya.


Posting Komentar

 
Top